17M Koin Shiba Inu Terbakar dalam Sehari Saat Dompet Terkait Koin Uniswap Membakar 12M Koin Shib

17M Koin Shiba Inu Terbakar dalam Sehari Saat Dompet Terkait Koin Uniswap Membakar 12M Koin Shib

PunyaRakyat.com – Komunitas Shiba Inu membakar sejumlah besar Shiba Inu pada hari terakhir. Sesuai Shibburn.com, 17.434.272 (17,43 juta) telah dikirim ke dompet mati melalui delapan transaksi terpisah dalam 24 jam terakhir.

Dalam 24 jam terakhir, total ada 17.434.272 $SHIB token dibakar dan 8 transaksi. Kunjungi untuk melihat total keseluruhan #SHIB token dibakar, pasokan beredar, dan banyak lagi. #shibarmy

— Shibburn (@shibburn) 21 Januari 2023

Dua transaksi pembakaran utama berasal dari dompet yang terkait dengan pertukaran cryptocurrency Uniswap yang terdesentralisasi. Transaksi pertama mengakibatkan 6.111.360 SHIB hilang secara permanen dari peredaran, dan transaksi kedua mengakibatkan musnahnya 6.153.724 SHIB lainnya. Sesuai data yang diberikan oleh data Etherscan.io, kedua transaksi pembakaran dilakukan sekitar 10 jam yang lalu dari waktu pers.

Terlepas dari transaksi pembakaran besar tersebut, tingkat pembakaran keseluruhan Shiba Inu turun -26,24% dibandingkan hari sebelumnya.

Secara keseluruhan, sesuai data dari situs web resmi Shibburn.com, sejumlah besar token SHIB, 410.384.664.783.380 (410,38T) telah dihapus secara permanen dari peredaran sejauh ini. Sedangkan jumlah SHIB yang masih beredar sebanyak 571.666.649.767.961 (571,66T).

Shiba Inu sekali lagi menjadi “tren teratas” di situs web agregasi data crypto paling populer CoinMarketCap (CMC). Seperti yang dilaporkan sebelumnya oleh The Crypto Basic, pengembangan tersebut dilakukan setelah pengembang utama, Shytoshi Kusama, memasukkan kata “Shibarium” di bio Twitter-nya. Hal ini menimbulkan spekulasi dan antisipasi di kalangan masyarakat seputar peluncuran solusi baru bernama Shibairum Layer 2, yang sebelumnya telah diumumkan oleh tim namun belum dirilis.

Baca Juga  Milenial Wajib Tahu, Inilah 5 Prinsip agar Keuangan Tidak Boros
Anda bisa dapatkan update berita dengan ikuti kami di
Google News Google News