Berita  

Adaro! Liat Rakyat Jangan Hanya Mencari Cuan

Pemegang saham Adaro menyampaikan pesannya dengan cara membuka banner bertuliskan menolak pembangunan PLTU batubara di RUPS Adaro, Kamis (11/5).
Pemegang saham Adaro menyampaikan pesannya dengan cara membuka banner bertuliskan menolak pembangunan PLTU batubara di RUPS Adaro, Kamis (11/5).

PunyaRakyat.comPembangunan PLTU batu bara menghebohkan dunia Maya belum lama ini. Sebuah cuplikan video yang dibagikan oleh akun Tik-Tok @Aiidellbless memperlihatkan seorang laki-laki membawa spanduk dan terus berteriak untuk menghentikan pembangunan PLTU batu bara baru. Video tersebut telah ditonton jutaan kali, mendapatkan ratusan ribu like, puluhan ribu komentar dan puluhan ribu share.

Setelah diselidiki lebih lanjut, ternyata laki-laki tersebut adalah salah satu pemegang saham yang menyampaikan kekhawatiran nya secara langsung saat Rapat Umum Pemegang Saham ADRO Kamis 11 Mei 2023, atas rencana pembangunan PLTU batu-bara baru di Kalimantan Utara untuk smelter aluminium Adaro sebesar 1.1 Gigawatt.

Adaro adalah perusahaan pertambangan batu bara terpadu yang berbasis di Indonesia. ADRO dan anak perusahaannya bergerak dalam bidang pertambangan batubara, perdagangan batubara, jasa kontraktor penambangan, infrastruktur, logistik batubara dan kegiatan pembangkit tenaga listrik.

Baca Juga  Sambagi Warga Jl bunga Mawar, Kel.Selayang 2 Medan Selayang Dou Hutabarat "Inggrid Herlina Dan Irene Shinta Uli Inda Hutabarat" Adakan Giat Sosial

Belum lama ini, Adaro meresmikan rencana pembangunan PLTU batu bara yang membuat kericuhan saat rapat pemegang saham. Adaro menyatakan bahwa perusahaan akan transisi seperti terlihat dari tema laporan keuangan mereka: ‘Transforming into a bigger and greener Adaro’, namun sampai dengan saat ini Adaro masih mengandalkan bisnis batu bara. Produksi batu bara Adaro meningkat hampir 20% menjadi 62.8 juta ton dari 52.7 juta ton di tahun 2021 dan Adaro menargetkan kenaikan produksi batu bara di 2023.