Banjir di Pantura Pada Beberapa Kota Di Jawa Tengah, Kegiatan Lumpuh

  • Bagikan
banjir di Pantura

Jalur pantura di kabupaten Subang dilanda banjir yang cukup besar. Banjir di Pantura ini merendam beberapa wilayah di kecamatan Pamanukan pada hari Minggu malam, 07/02/2021. Namun, akhirnya, banjir meluas hingga turut merendam Sembilan desa. Desa tersebut adalah desa di Kecamatan Ciasem. Yang lebih parah lagi, jalur utama pantura Subang juga turut terendam banjir.

Banjir di Pantura Genangkan Banyak Kawasan

Banjir di Pantura tahun 2021 ini memang cukup luar biasa, terutama di kawasan Subang. Sebelumnya, banjir tidak mencapai jalan Pantura. Bisa jadi  karena intensitas hujan sangat tinggi, sehingga beberapa sungai seperti Cijengkol dan Ciasem tidak dapat lagi menampung air. Akibatnya, jalur pantura pun terendam banjir. 

Lajur arah Cirebon ke Jakarta tergenang kurang lebih 40 cm dimana genangan ini mengakibatkan kendaraan tak dapat melintasi lajur tersebut. Sedangkan lajur Jakarta menuju Cirebon terpantau menggenang pula, meskipun tidak separah lajur lainnya. 

Dua hari sebelumnya, tepatnya hari Sabtu 6 Februari 2021, kawasan pantura Kota Semarang juga turut merasakan imbas hujan lebat berintensitas tinggi di hari Jumat malam, 5 Februari 2021. Bahkan, banjir ini juga sangat lama karena curah hujan yang tak kunjung surut sejak Jumat malam selama kurang lebih 12 jam.

Semarang Utara terdampak banjir paling parah. Salah satu wilayah yang memang selalu menjadi langganan banjir adalah kompleks Kota Lama. KOndisi banjir lebih parah juga terjadi di kawasan Tanah Mas, dimana banjir mencapai 70 cm. Tentu saja, pemukiman warga turut dilanda banjir. Warga pun banyak yang mengungsi karena hujan tak juga reda. Mereka yakin bahwa genangan air pasti naik.

READ  Tempat Wisata Di Jalur Pantura Jawa Tengah

Selain kawasan-kawasan tersebut, banjir di Pantura juga menerjang kawasan di Semarang Barat dan T imur dengan ketinggian air kurang lebih 50 centimeter. Memang, curah hujan kali ini sangat tinggi, sehingga hampir semua kali di kota Semarang meluap dan airnya memenuhi jalanan dan +pemukiman.

Banjir di Pantura juga turut menggenangi beberapa lokasi publik. Bahkan genangan banjir juga menggenangi landasan pacu Bandara Ahmad Yani, Semarang. Hal ini mengakibatkan satu penerbangan dari Jakarta ke Semarang dialihkan ke Sidoarjo, tepatnya di Bandara Juanda. 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *