Banjir Pantura DKI Jakarta ‘Belum Bosan’

  • Bagikan
banjir pantura dki jakarta

Banjir pantura DKI Jakarta menjadi berita yang selalu trending. Genangan banjir kali ini agaknya menyebabkan genananga  yang cukup parah pada 9/2/2021. Kawasan-kawasan utama yang menjadi pusat bisnis juga diterjang banjir. Akibatnya, kemacetan parah terjadi, terlebih di jam-jam dimana para pelaku bisnis atau karyawan hendak menuju kantor.  

Area Banjir Pantura DKI Jakarta

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta sudah memberikan peringatan melalui akun Instagram, @BPBDJakarta. Inti dari unggahan tersebut adalah warga harus waspada karena ketinggian Pos Pantau Sunter Hulu sudah dalam status siaga I. Luapan air yang terjadi nantinya pasti berpengaruh pada jalur pantura seperti Kelapa Gading, Pulo Gadung dan Cakung. 

Sedangkan banjir pantura DKI Jakarta lainnya adalah Kalideres dan Cengkareng. Kemacetan parah kemarin sempat terjadi, karena ada pohon tumbang yang diakibatkan oleh angin kencang. Namun, hal ini tidak berlangsung lama. Tetapi, genangan air juga masih belum surut. 

Yang cukup parah adalah di kawasan Ancol, tepatnya Jalan Kampung Bandan, Pademangan.  Genangan air cukup membuat macet, sehingga kepadatan lalu lintas tidak terhindarkan. Sama halnya dengan genangan air yang ada di Jatinegara Barat. 

Memang, hal ini terjadi karena ketinggian muka air di Bendung Katulampa Bogor sudah menyentuh level dua dalam tiga har terakhir. Untuk itulah, warga yang tinggal di bantaran sungai sedang dalam status waspada, terkait dengan potensi meluapnya kali Ciliwung. 

READ  Penyebab Korban Tenggelam di Sungai Tak Kunjung Ketemu

Sedangkan kawasan Penjaringan saat ini sudah dapat bernafas lega setelah air surut. Namun demikian, warga di kawasan tersebut, juga warga Cilincing masih harus waspada. Hal ini dikarenakan Pintu Air Pasar Ikan sempat berstatus siaga 2, pada hari Sabtu lalu. Jika hujan deras turun lagi, maka kemungkinan besar genangan air tidak terhindarkan. 

Hingga saat ini, titik terparah adalah di Kampung Melayu, Jakarta Timur. Kawasan ini sudah mengalami empat kali banjir parah selama 2021. Bahkan, salah satu wilayah yaitu Kebon Pala juga mengalami banjir parah dengan genangan air setinggi 190 cm. Hal serupa juga terjadi di Pejaten Timur di Jakarta Selatan, yang masih terdapat genangan air hingga 1,5 meter. Bahkan, tinggi air sempat mencapai 2 meter saat hujan deras melanda DKI Jakarta pada Selasa dini hari.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *