Bola Dunia – Klub Sepakbola Raksasa Butuh Suntikan Dana Terkait Penurunan Pendapatan Secara Drastis

  • Bagikan
bola dunia

Tidak adanya penonton selama liga-liga bola dunia di beberapa negara membuat para pemilik klub khawatir. Tentu hal ini terkait dengan masalah finansial.  Kekhawatiran ini juga dirasakan oleh para pemilik klub raksasa di Eropa, yang selama ini selalu bergelimang uang. Saat ini, banyak klub mengalami kerugian, bahkan hingga kurang lebih $10 miliar.  

Salah satu keluhan ini disampaikan oleh Andrea Agnelli. Presiden Juventus yang juga menjadi pemimpin asosiasi klub-klub Eropa mengatakan bahwa musim ini pun tidak mungkin dapat melibatkan penonton di stadion. Selain tidak adanya pemasukan melalui tiket penjualan, pemasukan melalu sponsor dan hak siar juga jauh menurun. 

Agneli mengatakan bahwa semua klub di Eropa mengalami hal ini. “Dari informasi yang saya dapatkan dari semua negara di Eropa,  kerugian di industry sepakbola ini mencapai sepuluh miliar, terhitung sejak awal 2020,” paparnya saat hadir pada acara virtual News Tank Football, Rabu 27 Januari 2021. 

Beberapa negara membuka stadion untuk penonton dengan kapasitas sangat terbatas. Negara-negara tersebut adalah Italia dan Inggris serta beberapa negara lain yang menggelar liga nasional. Namun, jumlah penonton masuk kembali dikurangi, seiring dengan meningkatnya kembali kasus Covid-19 di akhir 2021. 

“360 klub di Eropa membutuhkan suntikan dana, entah dari pinjaman atau saham dalam kurun waktu 2020 hingga 2021 mendatang. Dana yang dibutuhkan kurang lebih adalah $7 miliar,” lanjut Agnelli. Rata-rata, hampir semua klub sepakbola di Eropa mengalami penurunan pendapatan kurang lebih $1,4 miliar. 

READ  Menjelang Bursa Transfer Musim Dingin, Ini Dia Daftar Transfer Pemain Arsenal

Penurunan pendapatan liga bola dunia ini, kata Agnelli, dipicu karena tidak adanya pemasukan dari penjualan tiket, dan juga tidak adanya transaksi jual beli di kafe stadion.  Merchandise klub-klub sepakbola pun mengalami penurunan dalam penjualan. 

Memang semua klub bola dunia mengalami hal ini. Namun, berdasarkan laporan yang dusun oleh Deloitte Football Money League 2021, Juventus, Inter Milan dan Napoli adalah tiga dari 20 klub di Eropa yang mengalami kerugian terbesar. Menyusul di peringkat berikutnya adalah tujuh klub dari Inggris, empat dari Jerman, tiga dari Spanyol, dua dari Perancis dan satu dari Rusia. 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *