Fair Of Mising Out (FOMO) Oleh Ghilman Yuslim Bilhaq

Fear Of Missing Out (FOMO)

Nama   : Ghilman Yuslim Bilhaq

NIM    : A15.2022.02358

FEAR OF MISSING OUT (FOMO)

Fear of Missing Out (FoMO) adalah kecemasan dan ketakutan yang dialami oleh individu ketika orang lain mengalami pengalaman atau kejadian menarik yang terjadi di tempat lain, sementara individu tersebut tidak mengikuti suatu kejadian tersebut. Kecemasan ini distimulasi oleh hal-hal yang tertulis di dalam media sosial seseorang yang menyebabkan individu selalu berusaha untuk tetap terhubung dan mengetahui apa yang orang lain lakukan.

Fear of Missing Out (FoMO) merupakan kecemasan dan ketakutan untuk tetap terhubung dengan seseorang melalui aktivitas yang dilakukan di media sosial agar tidak ketinggalan hal-hal menarik di luar sana dan atau takut dianggap tidak eksis dan up to date. Fear of missing out (FoMO) menimbulkan perasaan kehilangan, stres, dan merasa jauh jika tidak mengetahui peristiwa penting individu atau kelompok lain. Individu yang mengalami FoMO tidak akan mengetahui secara spesifik mengenai apa yang hilang, tetapi akan merasakan kehilangan ketika orang lain memiliki momen yang berharga.

Baca Juga  SkyBridge Capital Akan Membeli Kembali Sahamnya Dari Bursa FTX

Fear of Missing Out (FoMO) terbentuk karena rendahnya kebutuhan dasar psikologis dalam pengguanan media seperti internet. Kebutuhan dasar psikologis adalah sumber tendensi motivasi intrinsik proaktif yang melekat dan mengarahkan individu untuk mencari hal-hal baru, mengejar tantangan yang optimal, melatih dan memperluas kemampuan, mengeksplorasi dan belajar. Sindrom FoMO membentuk emosi negatif yang mempengaruhi perilaku, yang mana berhubungan dengan keterlibatan sosial yang membuat individu selalu terhubung dengan media sosial.