General Motor Pastikan Tidak Lagi Memproduksi Mobil Berbahan Bakar Gas Sejak 2035

  • Bagikan
General Motor

Salah satu perusahaan otomotif mobil tertua di dunia, General Motor, pastikan bahwa tidak akan ada penjualan mobil berbahan bakar gas dari perusahaan mereka, terhitung dari 2035.  Target utama dari GM adalah memproduksi mobil yang bebas dari karbon pada 2040. Langkah ini memang sebelumnya sudah dimulai oleh Volkswagen. Nantinya, semua pemilik perusahaan otomotif akan segera melakukan hal ini. 

Sebelumnya, GM telah menghentikan produksi Chevy Volt. Namun usaha GM ini memang menjadi salah satu upaya untuk turut dalam gerakan penghentian penggunaan mobil yang memproduksi karbon. CEO dari GM, Mary Barra, sempat mengunggah status pada LinkedIn: 

“General Motors akan sepakat dengan pemerintah dan semua peusahaan di dunia, untuk bekerja sama dalam menciptakan dunia yang lebih aman, hijau dan lebih baik. Kami percaya bahwa jangkauan kami dapat mendorong perusahaan mobil lainnya untuk dpat mengikuti jejak ini. Hal ini dapat memberikan imbas penting pada industry, serta perekonomian.”

Unggahan tersebut secara gamblang memberikan gambaran bahwa tidak mungkin hal ini dapat dilakukan secara menyeluruh, apabila teknologi untuk mewujudkannya belum dapat dimiliki oleh semua perusahaan otomotif mobil  dan pelaku industry lainnya.  Meskipun ada beberapa perusahaan yangsudah memiliki teknologi ini, namun biaya produksi juga sangat tinggi. 

Karena itulah, lanjut Barra, ia mengatakan bahwa nantinya GM akan melakukan penyesuaian dalam hal pembuatan mesin, yang dapat memaksimalkan tenaga, dengan penggunaan gas yang irit. Karena memang selama ini, masyarakat masih tergantung pada mobil berbahan bakar gas. Harga mobil listrik pun masih tergolong mahal. 

Related Post :   Mengubah bekas tambang timah jadi lahan produktif

Hal serupa juga diungkapkan oleh Dane Parker, kepala produksi General Motor. Seperti yang dilansir dari Automotive News, ia mengatakan bahwa hal ini merupakan visi utama dari GM. “Tetapi, kita harus memastikan terlebih dahulu, bahwa semua produk kita benar-benar telah memanfaatkan teknologi elektrik secara murni 100%.

GM memang bukan satu-satunya perusahaan yang sudah mengumumkan hal ini. Beberapa di antaranya, selain Volkswagen, adalah Ford, Nissan, Hunday dan Volvo. Upaya ini memang masih memerlukan waktu yang cukup panjang, dengan upaya masif dari para produsen otomotif mobil di seluruh dunia. 



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *