Mudik Lewat Jalur Pantura Jawa Timur Serasa Mendapat Reward

  • Bagikan
Jalur pantura Jawa Timur

Mudik merupakan tradisi penting bagi masyarakat tanah air. Mudik atau pulang kampung di Indonesia merupakan rutinitas tahunan yang biasa dilakukan secara massal menjelang hari raya keagamaan. Baik itu di saat lebaran, natal, dan hari besar keagamaan lainnya. Bagi Anda yang berencana melakukan perjalanan ke arah timur, berikut informasi mengenai jalur pantura Jawa Timur.

Jika memilih mudik dengan jalur darat terdapat banyak pilihan jalan yang bisa digunakan. Terdapat jalur pantura, jalur Tengah dan jalur pansela. Namun, bagi yang menginginkan mudik dengan tujuan arah timur biasanya jalur pantura Jawa Timur menjadi pilihan favorit setiap tahunnya bagi mayoritas para pemudik. Preferensi ini dikarenakan kondisi jalan dan pemandangan alam yang ditawarkan. Selain itu jika mudik melalui jalur pantura membuat perjalanan menjadi lebih cepat.

Banyak pemudik yang lebih nyaman mengemudi melalui jalur pantura Jawa Timur. Hal ini dikarenakan mereka kurang suka dengan kondisi jalan di jalur selatan. Selain kondisi jalan yang yang nyaman, di sepanjang jalan disuguhi panorama alam yang yang indah lengkap mulai dari gunung, laut dan hutan. Para pengendara juga bisa menemui banyak tempat makan yang enak.

Misalnya, ketika melalui jalur pantura Jawa Timur pemudik bisa menemukan lokasi wisata Pantai Bentar segera setelah keluar dari gerbang tol Probolinggo Timur. Jadi, ketika di tengah perjalanan merasa jenuh bisa berhenti sejenak untuk beristirahat sambil menikmati deburan ombak laut. Melalui jalur ini pengemudi akan sering menemui jalan yang berdampingan dengan laut.

Related Post :   Fakta Terkait Dugaan Penganiayaan Jurnalis Tempo di Surabaya

Pengendara kurang merasa nyaman jike mudik melalui jalur selatan karena kondisi jalan yang berbukit dan berkelok. Pengemudi akan dihadapkan dengan kondisi jalan yang tidak biasa yaitu setelah jalan yang lebar tiba-tiba saja dihadapkan dengan jalan sempit. Saat di jalan lebar pengendara saling salip kemudian dikagetkan dengan jalan yang sempit seteahnya. 

Hal ini tentu berisiko menyebabkan terjadi kecelakaan. Selain itu, di jalur ini juga tidak terlalu banyak pemandangan alam yang bisa ditemui. Jika ingin menemukan wisata alam juga harus menelusuri jalan cukup jauh. Hal itulah yang membuat pengendara lebih senang melalui jalur pantura Jawa Timur. Banyak lokasi rest area yang menarik seperti pantai pasir putih, taman nasional baluran dan lainnya yang bisa ditemui.

Rute yang harus dilalui jika memilih jalur pantura Jawa Timur adalah mulai dari Tuban menuju Widang,  kemudian Babat, Lamongan, Gresik, Surabaya, Waru, Sidoarjo, Porong, Gempol, Bangil, Pasuruan, Nguling, Probolinggo, Kraksaan, Paiton, Besuki, Panarukan, Situbondo, Bajulmati, dan terakhir Ketapang.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *