Berita  

Kalau Bersih Kenapa Harus Risih Dengan OTT Kpk

Kalau Bersih Kenapa Harus Risih Dengan OTT Kpk

PunyaRakyat.com – Ponorogo, 18/01/2023, Terkesan arogan dengan ajakan Luhut Binsar Panjaitan yang ngoceh kepada media sosial dan berkata OTT tidak bagus untuk NKRI, apakah kinerja Luhut sendiri sudah bagus selama ini untuk NKRI..??..

Bang Dhony Irawan H.W angkat bicara terkait ucapan LBP yang mana sikap yang ditunjukkan bukan mencerminkan tauladan seorang pejabat yang harusnya dicontoh rakyatnya,

Jika OTT tidak baik untuk NKRI, memang KPK sendiri perlu ambil tindakan tegas dengan memberi efek jera sendiri kepada LBP agar tidak selalu mencampuri urusan KPK perihal OTT yang dilakukan di Indonesia

” Kalau bersih kenapa harus risih,seharusnya sebagai senior Luhut bukan malah memberi contoh yang arogan, seharusnya malah kooperatif dan mendukung, sehingga masyarakat tidak menduga keterlibatan Luhut dengan pelanggaran yang selama ini terjadi di NKRI, kecuali Luhut sendiri mavia nya mavia di Indonesia “, ujar Bang Dhony Irawan H.W kepada rekan media,

Baca Juga  Rumah Warga Tidak Layak Huni Tidak Dapat Bantuan Dari Pemerintah

Jika Luhut sadar hukum, faham hukum, tau hukum, seharusnya lebih koreksi diri, sadar diri, tau diri, introspeksi diri, bahkan membenahi dan memperbaiki supremasi hukum di negeri ini yang mana marwahnya sudah dicoreng segelintir oknum yang memanfaatkan hukum sebagai kedok dan membodohi publik,

Luhut seharusnya juga mengerti terkait 9 pasal di bawah ini jika menghalangi tugas KPK :

1.Pasal 221 KUHP adalah pasal dalam Kitab Undang-undang Pidana (KUHP) yang mengatur hukum tentang suatu tindak pidana yang dilakukan oleh pelaku yang terbukti berupaya untuk menghalang-halangi suatu proses hukum. Upaya menghalang-halangi proses hukum juga disebut dengan istilah Obstruction of Justice.