Kisah Inspiratif KH Zaeni Ilyas, Ulama Bertalenta Dalam Karya Tulis

  • Bagikan
Kisah Inspiratif KH Zaeni Ilyas, Ulama Bertalenta Dalam Karya Tulis

Budaya menulis di kalangan santri apalagi yang usianya muda ternyata masih rendah. Mencengangkan nya lagi budaya menulis tersebut dimiliki oleh seorang kyai sepuh, tidak lain bernama KH Zaeni Ilyas  (1926-2020), beliau adalah pengasuh pondok pesantren Miftahul Huda di Desa Pesawahan Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas. Dan inilah sepenggal Kisah Inspiratif KH Zaeni Ilyas, meskipun beliau merupakan orang sibuk mengajarkan ilmu kepada para santri, beliau tetap menyempatkan untuk memproduksi karya tulis. 

Namun karya tersebut tidak dipublikasikan secara umum, tetapi beliau mendedikasikan untuk santri santri di pesantren Miftahul Huda. Biasanya Abah menulis karya tulis tersebut menggunakan huruf Pegon. Hal ini sesuai penjelasan dari Ustad khanan masykuri atau Gus khanan yaitu Putra ketiga dari Kyai Zaeni Ilyas.

Kisah Inspiratif KH Zaeni Ilyas

Perjalanan hidup KH Zaeni Ilyas selalu penuh dengan perjuangan menegakkan ilmu agama serta membuat karya-karya yang menjadi acuan para santri di pondok pesantren asuhannya. Inilah Beberapa kisah inspiratif KH Zaeni Ilyas.

  1. Menjadi santri sejak muda

KH Zaeni Ilyas juwaini masa muda dihabiskan dengan menuntut ilmu di pesantren seperti Pesantren Jampes Kediri, lasem-rembang, dan Kesugihan Cilacap. Beliau menikah dengan salah satu putrid dari pengasuh Pesantren Kesugihan yaitu mutasi’ah binti KH Badawi.  

  1. Pembangunan Ponpes Miftahul Huda

Pembangunan Ponpes Miftahul Huda pesawahan dibangun oleh KH Ilyasyaitu ayah dari Kyai Zaeni. Kyai Zaeni adalah putra bungsu pasangan KH Ilyas dengan nyai Hj Sholihah lahir di Pesawahan 11 Januari 1926.

READ  Menggali jejak pariwisata Jambi untuk bangkitkan ekonomi
  1. Karya tulis KH Zaeni Ilyas

Pada dokumen terlacak terdapat paling sedikit 13 karya yang sudah diciptakan oleh Kyai Haji Zaeni Ilyas titik bukan hanya menuliskan kumpulan khotbah, beliau bahkan menyusun syair-syair Cawang Iman dan Jurumiyah Jawa, tuntunan khataman dalam bahasa Jawa, tuntunan wirid.

Terdapat 8 karya lain berasal dari terjemahan sejumlah kitab kuning seperti terjemahan murod Safinah, murod Sulam Taufiq, Murod Ta’lim, Murod sanusiyah atau ilmu tauhid, murod Fathul Qorib,, murod Al-Jurumiyah dan Murod ‘Izzi.

Beberapa kisah inspiratif KH Zaeni Ilyas yang wafat pada Selasa 24 November 2020 ini  di masa hidupnya masih terus bersemangat dalam menciptakan karya tulis. Hal ini bisa menjadi salah satu semangat bagi kaum muda untuk terus berkarya sebab Kitalah yang akan menjadi penerus beliau di masa yang akan datang.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *