Berita  

Makanan Enak Belum Pasti Sehat? Konspirasi di Balik Junk Food dan Makanan Instan

IMG 20230605 WA0037

Punyarakyat.com | Padatnya berbagai aktivitas yang dilakukan, membuat orang semakin malas untuk mengolah sendiri makanan sehari-hari. Banyaknya restoran junk food, dan makanan instan seakan menjadi solusi dikala lapar melanda. Namun, pernahkah terbesit di dalam benak apakah makanan tersebut sehat? Mungkin jawabannya ya, tetapi mereka seakan tidak menghiraukan yang terpenting harganya terjangkau dan rasanya enak serta yang paling penting mampu mengatasi rasa lapar.

Memang tidak salah memakan makanan tersebut, tapi jika terlalu banyak maka akan menimbulkan obesitas, dimana berat badan menyentuh angka tidak normal, di atas rata-rata. Hal ini akan berdampak kepada kesehatan yang akan menurun. Dulu, orang gemuk dianggap sebagai simbol kesejahteraan seseorang, namun zaman sekarang sebaliknya. Berdasarkan data dari Amerika Serikat yang membuktikan bahwa rata-rata orang obesitas berasal dari ekonomi di bawah rata-rata. Bukan tanpa alasan, karena kebanyakan dari mereka lebih memilih makanan instan dan junk food setiap harinya, padahal makanan tersebut mengandung gula, garam, dan lemak yang berlebihan.

Baca Juga  Dewan Pers Nyatakan Tegas !! Media Tidak Harus di Verifikasi Tetapi Berbadan Hukum Perusahaan Pers

Saat ini, mungkin hanya golongan tertentu saja yang lebih memperhatikan kesehatan dari makanan yang dikonsumsi. Makanan sehat adalah makanan yang mengandung nutrisi yang diperlukan bagi tubuh kita, seperti karbohidrat, vitamin, protein, mineral dan lemak, sedangkan junk food adalah makanan yang mempunyai kandungan nutrisi yang rendah dan mengandung gula, garam serta lemak yang tinggi. Indonesia termasuk negara yang gemar mengonsumsi junk food dan makanan cepat saji lainnya. Hingga tak heran, jika banyak penduduknya yang menderita obesitas mulai dari anak-anak sampai dewasa. Tentunya, hal ini merupakan masalah bersama jika tidak diingatkan untuk lebih memperhatikan kesehatan.