Berita  

Mencari Informasi Tambang Seorang Oknum Wartawan Dikeroyok, Ari Sebut Sebelum Aksi Diduga Sudah Dirancang Sedemikian Rupa.

Mencari Informasi Tambang Seorang Oknum Wartawan Dikeroyok, Ari Sebut Sebelum Aksi Diduga Sudah Dirancang Sedemikian Rupa.
Wartawan Radar Investigasi Kota Banyueangi Di Keroyok Oleh Warga Yang Tak dikenal

Punyarakyat.com | Banyuwangi – Buntut kasus pengeroyokan terhadap Wartawan radar investigasi, Ari Bagus Pranata disaat menjalankan tugasnya mencari informasi di lokasi tambang yang berada di Desa Klatak, Kecamatan Banyuwangi kabupaten Banyuwangi menyebabkan hidung mengeluarkan darah hingga terdapat luka-luka pada bagian tubuh itu langsung dilaporkan ke polresta Banyuwangi, kemarin, Sabtu, (7/01/2023).

Laporan Itu diterima langsung oleh petugas sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kemudian diarahkan ke Unit Tindak Pidana Khusus Untuk dimintai keterangan oleh penyidik.

“Alhamdulillaah Laporan saya langsung di respon,” Ucapnya. Minggu (8/01/2023).

Dihadapan penyidik, Kata Ari, Dirinya menjelaskan kronologis kejadian penganiayaan tersebut, dirinya merasa dikeroyok lebih dari 3 orang bahkan puluhan orang yang memukulinya, dirinya menduga sebelumnya sudah ada perencanaan sedemikian rupa.

Baca Juga  Inggrid Herlina Hutabarat Dapil Sumut 2 Medan B Dan Irene Shinta Uli Inda Hutabarat Dapil V Kota Medan Caleg Gerindra Sumut Blusukan Dan Serahkan Kerudung Di Perumnas Simalingkar

“Waktu saya di pukul ada yang memberikan komando (Aba-aba red.) untuk menyerang saya,” Terang dia.

Ari berharap semua pelaku pengeroyokan yang menimpa pada dirinya itu semua pelaku bahkan “otak” atau aktor utama yang berperan dalam gerakan itu juga di tangkap dan di proses hingga ke meja hijau.

“Kejadian itu sepertinya sudah di rencanakan dulu dan saya menduga ada Otak (aktor) utama yang merencanakan aksi itu, Disaat saya di pukul kemudian ada orang yang mengaku tetatangga saya sendiri tapi saya tidak kenal dia langsing memberikan komando (aba-aba red.) memanggil temannya yang sudah naik truk kemudian saya di hajar seperti maling,” tuturnya.