Menggali jejak pariwisata Jambi untuk bangkitkan ekonomi

  • Bagikan
Menggali jejak pariwisata Jambi untuk bangkitkan ekonomi

Wisata Gentala Arasy Propinsi Jambi mendekati malam datang. Propinsi Jambi berusaha tingkatkan ekonomi Jambi lewat bidang pariwisata. Wabah COVID-19 yang terjadi dalam waktu satu tahun akhir, berpengaruh pada semua bidang dan sosial warga Indonesia bahkan juga dunia, begitupun dengan aturan kehidupan dan ekonomi warga di Propinsi Jambi.

Tubuh Pusat Statistik (BPS) menulis ekonomi Indonesia secara kumulatif alami pelambatan dan terkontraksi sebesar 2,07 % (yoy) di tahun 2020. Dan ekonomi Jambi di tahun 2020 terkontraksi 0,46 %. Karena itu, pemerintahan lakukan bermacam usaha untuk mengembalikan ekonomi, diantaranya lewat bidang pariwisata.

Tidak mau ketinggal, Provinsi Jambi juga turut bergerak. Pada 16 Maret 2020, Pemerintahan Propinsi Jambi mengeluarkan “Jelajahi Jambi” dengan mengusung topik ‘Expo the Hidden Paradise in Jambi’. Lewat program itu, Propinsi Jambi berusaha tingkatkan ekonomi dan terus berubah membenahi kembali bidang pariwisata supaya adaptive dengan wabah COVID-19.

Penjabat Gubernur Jambi Dr Hari Nur Cahya Murni menjelaskan ekonomi di Jambi akan bisa lebih cepat berkembang dan tumbuh lewat bidang pariwisata, ingat Jambi kaya kekuatan pariwisata. Saat pariwisata lemas makan akan berpengaruh pada bidang ekonomi yang lain. Bisa membuat usaha perhotelan stop beroperasi, transportasi dan restaurant sepi, kulineran dan toko oleh-olehan terancam gulung alas sampai pengrajin dan aktor UMKM juga terimbas.

Dia juga ajak warga bersama dengan pemerintahan gotong-royong mengembalikan ekonomi di wilayah. Perbaikan perekonomian tidak cuma pekerjaan dari Pemerintahan Pusat dan Pemerintahan Wilayah, tetapi warga, faksi swasta, perbankan, e-commerce bisa berperanan mengembalikan ekonomi dan bisa turut serta supaya pariwisata bisa bangkit kembali.

Related Post :   Membeli Waralaba Asing

Wisata standar protokol COVID-19

Peluncuran ‘Jelajah Jambi’ itu menunjukkan jika tujuan rekreasi yang berada di Propinsi Jambi siap terima lawatan pelancong dengan mengaplikasikan prosedur kesehatan COVID-19. Bisa dibuktikan dengan dorongan dari pemda yang keluarkan ketentuan walikota dan ketentuan bupati yang mengatakan beberapa tempat rekreasi bisa bekerja dengan persyaratan sediakan fasilitas dan prasarana protkol kesehatan.

Bukan hanya sediakan anjuran dan prasarana, tetapi beberapa tempat rekreasi bisa bekerja kalau sudah di klarifikasi oleh Satuan tugas COVID-19 Kabupaten dan Kota di masing-masing wilayah. Pengurus rekreasi Gunung Kerinci misalkan, menyaratkan ke pelancong atau pendaki gunung untuk menyertakan hasil rapid test dengan info non reaktif. Disamping itu, saat yang dikasih ke pendaki gunung di awasi.

Kepala Resort TNKS Kerinci Utara Evarizal menjelaskan, lawatan rekreasi di Gunung kerinci harus patuhi prosedur kesehatan COVID-19. Hingga papan info dan informasi berkaitan implementasi prosedur kesehatan COVID-19 harus disiapkan di lajur pendakian.

Demikian pula dengan tujuan rekreasi yang lain sudah berbenah dan siap terima lawatan pelancong dengan mengaplikasikan prosedur kesehatan, seperti rekreasi Komplek Percandian Muaro Jambi, Rekreasi Geopark Merangin dan tempat-tempat wisata lainnya.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *