Berita  

Peserta Didik Kejar Paket C PKBM Budi Utomo Sukses Jalani Ujian Satuan Pendidikan (USP). Jika Ingin Kejar Paket Segera Ke Alamat.

IMG 20230503 WA0015
Ket Foto : Kepala PKBM Budi Utomo Menjadi Pengawas Ujian (USP).

Punyarakyat.com | Rembang ,- Puluhan peserta didik Kejar Paket C binaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Budi Utomo Desa Sendangmulyo Kecamatan Sluke Kabupaten Rembang mengikuti Ujian Satuan Pendidikan (USP) Kesetaraan tahun ajaran 2022/2023.

Ujian berlangsung selama 3 hari dimulai 29 hingga 31 April 2023 lalu. Kali ini 83 peserta didik Paket C setara SMA mengerjakan soal -soal berbasis kertas untuk 12 mata pelajaran yang diujikan.

“USP Kesetaraan merupakan tahapan yang harus diikuti oleh peserta didik. Mengingat nilainya juga digunakan untuk menentukan kelulusan,” kata Sutrisno SE. Kepala PKBM Budi Utomo Desa Sendangmulyo Kecamatan Sluke Kabupaten Rembang.

Di samping itu siswa juga akan mengikuti Uji Kesetaraan (UK) Berbasis Komputer sistem online dan semi daring yang direncanakan akan berlangsung 13 – 14 Mei 2023 mendatang.

Baca Juga  Sebuah Truck Pengangkut 500 Gas Elpiji Terbakar Saat Mengelas Bagian Truck.

“Ujian ini berbasis komputer one line dan semi daring hukumnya wajib dan harus diikuti oleh peserta didik karena juga menentukan kelulusan,” tandasnya.

Ia menambahkan UK itu merupakan program Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi sebagai barometer atau ukuran kompetensi bagi lulusan kesetaraan yang akan melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi (PT) dan lulusan kesetaraan yang akan melanjutkan ke sekolah formal bahkan kompetensi memasuki dunia kerja.

Salah satu peserta didik kesetaraan Paket C Kelas XII Dinda Naura Anis Safitri mengungkapkan bersyukur dapat belajar melalui program kesetaraan. Dinda yang sebelumnya mengalami ketertinggalan bidang pendidikan setingkat SMA kini berkat ketekunannya mengikuti pembelajaran Ia akan lulus dan berijazah setingkat SMA meski melalui jalur pendidikan non formal (PNF).
“Disini bisa belajar sambil bekerja dan bisa juga belajar di Pesantren. Sehingga bisa menempuh ilmu agama juga,” ungkapnya.