Berita  

Sakti…!!! Tambang Pasir Diduga Ilegal Milik “BS & KS” di Desa Bareng Kecamatan Rogojampi, tetap Beroperasi

IMG 20230602 WA0001

Punyarakyat.com | Banyuwangi – Tingginya harga Material jenis pasir dalam beberapa waktu terakhir membuat para pelaku bisnis tersebut panen cuan. Sayangnya, kondisi ini juga memantik sejumlah praktik ilegal berupa aksi penambangan dan penjualan pasir tanpa ijin.

” Seperti yang juga dilakukan oleh pengusaha tambang pasir yang diduga ilegal di Desa Bareng Kecamatan Rogojampi, yang dimiliki “BS & KS” sudah lama beroperasi. Menduga ada’nya campur tangan aparat setempat serta dari oknum polisi, sehingga pemilik tambang pasir ilegal merasa kebal terhadap hukum

Menurut RS, tambang ilegal dalam hukum pidana berdasarkan undang-undang yang berlaku, pengusaha tambang ilegal juga bisa dijerat dengan UU Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) No. 3 Tahun 2020 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba) telah menyediakan berbagai regulasinya,”ungkapnya. Kamis (01/06)

Baca Juga  Kejati Sulsel Tetapkan 2 Tersangka Kasus Dugaan Koripsi Tambang Pasir Laut Kabuoaten Takalar

“Namun, dalam sektor pertambangan rentan sekali terjadi pelanggaran hukum, baik secara pidana maupun administratif.

Oleh karena itu, diperlukan regulasi yang dapat mengatur dengan ketat mengenai larangan-larangan dalam bidang usaha pertambangan.

Tentunya sebagai payung hukum, Undang-Undang No. 3 Tahun 2020 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba) telah menyediakan berbagai regulasinya,”terangnya.

Harapannya tentu supaya kegiatan usaha pertambangan dapat berjalan dengan aman, efektif, dan tentunya dapat dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,”ujarnya.