Jorge Lorenzo Tak Percaya Kenyataan Kepindahan Valentino Rossi Pada Sport Balap

  • Bagikan
sport balap

Jorge Lorenzo sedih sekaligus merasa ‘tidak dapat membayangkan’ bahwa Valentino Rossi benar-benar memutuskan untuk pindah ke Petronas SRT Y Yamaha. Padahal, kebersamaan mereka di ajang sport balap sudah terjalin sejak 2004 hingga 2020.  

Rossi memang meninggalkan Yamaha pada akhir musim lalu, setelah ia digeser oleh Fabio Quartararo di tahun 2021. Sebelumnya, Yamaha memberikan tawaran kepada Rossi untuk menandatangani kontrak di awal 2020. Namun, akhirnya Yamaha memberikan tawaran ini kepada Quartararo, saat Rossi ingin memperbaiki penampilannya di awal-awal musim.  Padahal saat itu, tim Ducati juga sudah mengincar Quartararo dan Maverick Vinales. 

Tentu saja, akhirnya Rossi memutuskan untuk menerima tawaran dari tim satelit Petronas SRT Yamaha. Siapapun memberikan dukungan untuk pebalap kawakan ini, yang tentu akan menerima pendapatan lebih besar di tim satelit. Ia sempat menjadi anggota tim satelit di tahun 2021. 

Menanggapi hal ini, Lorenzo mengatakan bahwa ia sangat terkejut, dan sedikit merasa sedih. Ia tidak mengira tim Yamaha menempatkan Rossi di tim satelit. Menurut pebalap yang sudah pensiun di akhir musim 2019 ini, ia yakin bahwa Rossi masih akan menunjukkan penampilan terbaiknya. 

Lorenzo beranggapan bahwa memang dunia sport balap, termasuk keberadaan para pebalap di tim Yamaha, memiliki tingkat kompetisi tinggi.  Lorenzo sendiri sudah memprediksi bahwa nantinya pebalap-pebalap muda pasti akan menggeser mereka yang sudah senior. “Memang Quartararo sangat berbakat dan ia masih sangat muda. Tak heran Yamaha lebih memilihnya,” sambung Lorenzo. 

READ  Sport Formula 1 - Mobil Baru McLaren Siap Pukau Penggemarnya 15 Februari Mendatang

Lorenzo sendiri adalah pebalap Yamaha yang sudah bergabung sejak 2006. Di tahun 2021 ini, belum ada kepastian akan status Lorenzo di tim Yamaha. Apalagi, ia sempat kalah dari Cal Crutchlow saat tes pebalap Yamaha. Lorenzo sempat mendapatkan penawaran dari Aprilia di tahun 2021, meskipun belum ada negosiasi antara kedua pihak. 

Namun demikian, Lorenzo ingin alih profesi, meski masih terkait dengan dunia sport balap. “Saya ingin menjadi komentator televisi atau manajer pebalap muda.  Tingkat stres sangat rendah jika dibandingkan dengan menjadi pebalap MotoGp,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *